Joan Laporta, ‘Jimat’ Barcelona pada Laga El Clasico di Kandang Real Madrid

Joan Laporta

Kumpulan Prediksi Liga Spanyol – Joan Laporta memang tidak akan turun di lapangan dan bermain pada laga El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona. Namun, sosok Laporta akan menjadi semacam ‘jimat’ bagi Barcelona.

Joan Laporta terpilih sebagai presiden Barcelona beberapa pekan lalu. Hadirnya Laporta diyakini akan membawa banyak perubahan di klub setelah era yang sulit di bawah kendali Josep Maria Bartomeu.

Minggu (10/4/2021) dini hari WIB, Barcelona akan memainkan El Clasico pertama pada era Laporta di periode kedua. Laga pekan ke-30 La Liga itu akan digelar di Stadion Alfredo Di Stefano.

Joan Laporta Sang Jimat

Laporta pernah menjabat sebagai presiden Barcelona pada periode 2003 hingga 2010. Jadi, Laporta paham betul pentingnya El Clasico. Saat kampanye pencalonan presiden, dia memasang spanduk besar yang berjarak 100 meter dari Bernabeu.

Kini, Laporta akan kembali memimpin Barcelona dalam lawatan ke Madrid. Laporta punya banyak kenangan manis pada laga El Clasico di markas Madrid, dulu laga masih digelar di Bernabeu.

Dikutip dari Marca, Barcelona di bawah kendali Laporta melakukan tujuh lawatan ke markas Real Madrid. Hasilnya, mereka mampu meraih empat kemenangan dan tiga kali kalah.

Laporta ibarat ‘jimat’ kemenangan bagi Barcelona ketika El Clasico digelar di Madrid. Sebab, Los Cules sempat punya catatan manis dengan kemenangan ikonik 6-2 pada musim 2008/2009. Saat itu, Lionel Messi mencetak dua gol dan satu assist.

Berita Liga Spanyol Lainnya : “Meski Sering Bikin Madrid Menderita, Zinedine Zidane Justru Ingin Messi Bertahan di Barcelona

Standing Ovation untuk Ronaldinho

Pada era Laporta juga terjadi salah satu El Clasico paling berkesan bagi Barcelona. Musim 2014/2015, Barcelona menang dengan skor 3-0 atas Real Madrid di Bernabeu. Ronaldinho menjadi bintang dengan dua golnya. Satu gol lain dicetak Samuel Eto’o.

Laga ini menjadi sangat ikonik karena publik Berabeu memberikan standing ovation untuk Ronaldinho. Semua momen yang sangat langka. Laporta masih ingat betul dengan momen penting tersebut.

“Itu memberi saya kepuasan dan kebanggaan melihat pendukung lawan mengakui sepak bola kami. Itu adalah salah satu pertandingan yang tidak pernaH ingin Anda akhiri,” ucap Laporta dikutip dari Marca.